Tulisan Siswa

AKM DARI SUDUT PANDANG SISWA

  • Geta Andelia
  • 24 Maret 2021

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu Asesmen Nasional yang sedang digalang oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Asesmen Nasional sebenarnya terdiri dari tiga bagian yaitu AKM, survei karakter, dan survei lingkungan belajar.

Asesmen Kompetensi Minimum adalah penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua murid untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat, dimana melalui AKM kita bisa memetakan sekolah-sekolah didaerah berdasarkan kompetensi minimum yang harus diarsipkan. AKM terdiri dari asesmen literasi membaca dan asesmen numerasi.

Kedua asesmen ini berguna untuk mengasah dan mengukur kemampuan siswa dalam berfikir dan memahami berbagai teks. Baik pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup: keterampilan berpikir logis-sistematis keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari keterampilan memilah serta mengolah informasi.

Pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 17-18 Februari 2021 ujicoba AKM dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah baik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. SMA Negeri

1 Damar melaksanakan AKM yang diikuti oleh seluruh kelas XI IPA maupun IPS. Kegiatan ini dilaksanakan di laboratorium komputer sekolah. AKM dilaksanakan dalam beberapa sesi. Satu sesi terdiri dari 50 siswa.

AKM menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks yang diharapkan mampu diselesaikan oleh murid menggunakan kompetensi literasi membaca dan numerasi yang dimilikinya. AKM dimaksudkan untuk mengukur kompetensi secara mendalam, tidak sekadar penguasaan konten. Literasi membaca didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks tertulis. Tentu untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia, juga untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika.

 Sebelum uji coba AKM ini dilaksanakan, pihak sekolah sudah jauh hari memberitahukan kepada siswa tentang kegiatan uji coba ini, agar para siswa dapat belajar dan mempersiapkan diri menghadapi AKM. Selain itu kami juga diminta untuk membawa handphone sendiri. Untuk sesi pertama AKM dilaksanakan pada pukul 08.00 sampai dengan 10.00.

 Di hari pertama pelaksanaan uji coba AKM tentang literasi, jumlah soal yang diuji cobakan sebanyak 36 soal. Berdasarkan kontennya, asesmen literasi membaca menguji beberapa teks yang bersifat informasi maupun fiksi. Di hari kedua kegiatan uji coba AKM diwaktu yang sama, dikeluarkan soal tentang tentang numerasi, ini cukup sulit karena tentang matematika. Asesmen numerasi ini menguji kemampuan siswa tentang bilangan, geometri dan pengukuran, data dan ketidakpastian, serta aljabar.

Selain soal yang cukup sulit kami juga kesulitan menghadapi jaringan internet yang sangat buruk. Banyak siswa yang sudah masuk di aplikasi AKM namun ter logout dengan sendirinya akibat jaringan internet. Ada pula siswa yang tidak bisa membuka aplikasi AKM. Selain itu ada beberapa siswa hanya dapat mengerjakan soal sekitar dua puluh sampai tiga puluh tiga soal saja. Hal tersebut dikarenakan jaringan internet yang buruk dan keterbatasan waktu. Namun demikian tetap ada beberapa siswa yang dapat menyelesaikan semua soal yang tersedia.

Jaringan internet yang buruk bukan hanya terjadi pada sesi satu saja tetapi juga di sesi kedua dan ketiga. Jadi masalah yang siswa hadapi hampir sama di setiap sesinya. Bukan

hanya pada yang menggunakan handphone saja jaringan internetnya buruk, tetapi termasuk mereka yang menggunakan komputer. Karena ada beberapa siswa yang menggunakan komputer, karena tidak mempunyai handphone. Ternyata jaringan internet yang buruk saat pelaksanaan uji coba AKM ini bukan hanya terjadi di beberapa sekolah saja, namun juga terjadi di sekolah-sekolah se provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

AKM merupakan hal yang baru buat semuanya, baru bagi guru dan siswa. Semoga dengan adanya AKM ini pendidikan di Indonesia akan lebih maju lagi.

AKM DARI SUDUT PANDANG SISWA
  • 24 Maret 2021
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu Asesmen Nasional yang sedang digalang oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Asesmen Nasional sebenarnya terdiri dari tiga bagian yaitu ...
SEBERAPA PENTING BANGUN PAGI
  • 23 Maret 2021
bagi seorang pelajar bangun pagi itu penting karena banyak nya kegiatan pagi yang harus dilakukan seperti : beribadah di awal waktu. Bagi siswa muslim, bangun pagi lebih awal, tepatnya ketika berkumandang bunyi azan, akan ...
PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DAN KESUKARELAWANAN PEMUDA
  • 18 Maret 2021
Menurut Pasal 1 Angka 1  UU No. 40 Tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun. Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara ...
PJOK DI MASA PANDEMI
  • 16 Maret 2021
Olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya ...
PENENTUAN JURUSAN KULIAH DAN PENGARUHNYA
  • 12 Maret 2021
Tahun pelajaran 2020/2021 akan segera berakhir. Itu menandakan pembelajaran untuk siswa kelas XII SMA/SMK juga akan segera berakhir.Ini berarti mereka akan berada di persimpangan jalan, antara melanjutkan pendidikan atau tidak. Karena tidak semua orang ...
JADI PENGURUS OSIS ITU CAPEK TAPI KEREN
  • 10 Maret 2021
Organisasi Siswa Intra Sekolah atau yang lebih sering disebut OSIS adalah bagian penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Yang pernah sekolah SMP/SMA pastilah mengenal OSIS. Semua siswa SMP/SMA otomatis menjadi anggota OSIS, tetapi tidak ...