Tulisan Siswa

PJOK DI MASA PANDEMI

  • M. Razif
  • 16 Maret 2021

Olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya gangguan mental. Gangguan mental tersebut misalnya depresi, kecemasan, sindrom kelelahan dan stress.

Ketika pandemi covid-19 melanda hampir seluruh dunia, membuat aktivitas olahraga berkurang  karena adanya penerapan karantina dan isolasi yang mengharuskan orang untuk tidak keluar rumah. Sehingga kurangnya aktivitas fisik masyarakat yang cenderung menghabiskan waktu di rumah dengan menonton televisi, menggunakan handphone, dan bermain game. Hal ini dapat berisiko mengalami penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Selain itu juga memberikan dampak pada kesehatan yang meningkatkan terjadinya gangguan mental yang dialami oleh sebagian orang. Karena hal itulah sebenarnya kegiatan olahraga saat diperlukan apalagi dalam masa pandemi ini.

Lalu bagaimana dengan dampak Covid-19 terhadap kegiatan belajar Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) terhadap siswa? Yang mengharuskan siswa untuk belajar mandiri dirumah. Malah telah membuat belajar siswa kurang efektif untuk memahami materi dan melakukan praktik kegiatan olahraga. Bahkan kegiatan ekstrakulikuler yang biasanya dilakukan di sekolah juga dihentikan sementara waktu. Meskipun begitu kegiatan olahraga masih bisa dilakukan di sekitar lingkungan rumah.

Pada kondisi pandemi ini perlu dilakukan adaptasi. Khusus untuk sekolah yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh, adaptasi ini memerlukan strategi yang pas agar bisa memperlancar kegiatan pembelajaran. Ada 4 hal yang perlu diperhatikan dalam menjalankan strategi. Pertama, keterlibatan orang tua. Ketika dalam proses belajar dari rumah, orang tua memiliki fungsi yakni sebagai pendamping sekaligus contoh. Peran orang tua tentu sangat besar sekali. Sebab guru tidak bisa mengawasi secara maksimal. Maka peran orang tua sangat besar dalam pembelajaran.

Kedua, pemanfaatan teknologi. Dalam melakukan pembelajaran daring, pasti semua orang tidak lepas dari pemanfaatan teknologi dan jaringan internet. Karenanya, pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah bisa menggunakan berbagai media komunikasi yang dapat digunakan sebagai alat penyampaian pembelajaran.

Ketiga, penerapan hidup sehat. Mata pelajaran PJOK ini sangat berkaitan dengan penerapan hidup sehat, karena dalam pokok materi dasar langsung tertera tentang kehidupan pola hidup sehat. Ini sangat berguna sekali pada masa pandemi Covid-19. Semua orang harus sehat, tentu agar terhindar dari Covid-19.

Keempat, aspek afektif. Namun, yang tak kalah penting ialah aspek afektif. Aspek ini sangat penting menjadi acuan utama dalam mata pelajaran PJOK.

Untuk sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka, harus tetap mematuhi berbagai protokol kesehatan. Dengan tetap mematuhi berbagai protokol kesehatan, berolahraga di luar ruangan dapat dilakukan, seperti jogging dan bersepeda selama tidak berkerumunan dan menjaga jarak (physical distancing).  Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan selama berolahraga di luar ruangan antara lain: pertama, memakai masker saat sedang berolahraga di tempat umum, namun bisa dilepas jika tidak berada di kerumunan supaya tubuh mendapat asupan oksigen.

Kedua, menjaga kebersihan tangan sebelum, pada saat, dan setelah berolahraga, dengan mencuci tangan menggunakan air yang mengalir dan sabun. Agar lebih praktis dan efektif pastikan Anda selalu mengantongi hand sanitizer. Tujuan cuci tangan untuk memastikan tidak adanya virus corona yang menempel di tangan. Karena penularan virus corona juga dapat disebabkan melalui sentuhan tangan. Penelitian juga mengatakan bahwa virus corona dapat bertahan hidup kulit manusia, termasuk tangan, selama beberapa jam. Oleh karena itu, upayakan untuk tidak menyentuh permukaan benda di luar rumah saat olahraga. dalam menjaga kebersihan tangan. Ketiga, sebisa mungkin mencari lokasi olahraga yang tidak terlalu ramai.

Pandemi memang banyak membuat perubahan. Tetapi satu yang tetap harus kita jaga agar tidak berubah, hidup sehat dengan olahraga. Salam sehat selalu.

AKM DARI SUDUT PANDANG SISWA
  • 24 Maret 2021
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu Asesmen Nasional yang sedang digalang oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Asesmen Nasional sebenarnya terdiri dari tiga bagian yaitu ...
SEBERAPA PENTING BANGUN PAGI
  • 23 Maret 2021
bagi seorang pelajar bangun pagi itu penting karena banyak nya kegiatan pagi yang harus dilakukan seperti : beribadah di awal waktu. Bagi siswa muslim, bangun pagi lebih awal, tepatnya ketika berkumandang bunyi azan, akan ...
PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DAN KESUKARELAWANAN PEMUDA
  • 18 Maret 2021
Menurut Pasal 1 Angka 1  UU No. 40 Tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun. Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara ...
PJOK DI MASA PANDEMI
  • 16 Maret 2021
Olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya ...
PENENTUAN JURUSAN KULIAH DAN PENGARUHNYA
  • 12 Maret 2021
Tahun pelajaran 2020/2021 akan segera berakhir. Itu menandakan pembelajaran untuk siswa kelas XII SMA/SMK juga akan segera berakhir.Ini berarti mereka akan berada di persimpangan jalan, antara melanjutkan pendidikan atau tidak. Karena tidak semua orang ...
JADI PENGURUS OSIS ITU CAPEK TAPI KEREN
  • 10 Maret 2021
Organisasi Siswa Intra Sekolah atau yang lebih sering disebut OSIS adalah bagian penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Yang pernah sekolah SMP/SMA pastilah mengenal OSIS. Semua siswa SMP/SMA otomatis menjadi anggota OSIS, tetapi tidak ...