Tulisan Siswa

PAJAK DI MATA KAUM MILENIAL

  • Nufaisah Andini Putri
  • 03 Maret 2021

Banyak pertanyaan yang muncul ditengah masyarakat, khususnya kaum Milenial yang mungkin belum bersentuhan dengan pajak.  “Mengapa kita harus membayar pajak?”. Pertanyaan itu muncul karena banyaknya jenis pajak. Jika dipikir secara logika, banyak orang yang tidak rela mengeluarkan uang mereka untuk membayar pajak, apalagi tidak mendapatkan imbalan dari membayar pajak. Oleh karena itu, masyarakat selalu bertanya-tanya tentang pajak. Apa itu pajak? Kenapa harus membayar pajak? Dan untuk apa saja uang pajak tersebut?

            Mengacu pada tulisan yang dilansir di pajak.go.id, pengertian pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesarbesarnya kemakmuran rakyat. Pembayaran pajak merupakan perwujudan dari kewajiban kenegaraan dan peran serta wajib pajak untuk secara langsung dan bersama-sama melaksanakan kewajiban perpajakan untuk pembiayaan negara dan pembangunan nasional.

            Sesuai falsafah undang-undang perpajakan, membayar pajak bukan hanya merupakan kewajiban, tetapi merupakan hak dari setiap warga Negara untuk ikut berpartisipasi dalam bentuk peran serta terhadap pembiayaan negara dan pembangunan nasional.

            Pajak yang harus dan wajib kita bayarkan tersebut juga digunakan negara untuk keperluan – keperluan penyelenggaraan pemerintahan daerah, seperti; pembayaran gaji aparatur pemerintahan dan keperluan pemerintahan lainnya yang masih banyak lagi. Banyak hal yang perlu dibeli oleh pemerintah dalam rangka pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Apalagi kemampuan keuangan pemerintahan kita masih sangat terbatas, maka dari itu kontribusi dari rakyatnya masih sangat dibutuhkan. Di dunia ini sebagian besar negara semua menerapkan pajak kepada masyarakatnya. Pajak itu sebagai sumber modal dan pendanaan dan pendanaan daerah.

            Lalu muncul pertanyaan, “Siapakah yang wajib membayar pajak?”.  Dijelaskan pada UU No. 6 Tahun 1983, mereka yang dikenai pungutan wajib oleh Pemerintah dinamakan Wajib Pajak (WP). Wajib Pajak (WP) adalah orang pribadi atau badan, meliputi pembayar pajak, pemotong pajak, dan pemungut pajak yang mempunyai hak dan kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan. Untuk memperjelas status para WP ini, dibuatlah Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sebagai tanda pengenal atau identitas.

            Akan tetapi bila kita lihat bersama terutama di daerah Kabupaten Belitung Timur tingkat kesadaran dan kepatuhan wajib pajak belum seperti yang diharapkan. Masih banyak sekali terjadi penghindaran dalam hal membayar pajak. Ketidaktertiban tersebut terjadi karena adanya rasa tidak ikhlas si wajib pajak untuk membayarkan pajaknya. Padahal siapa lagi yang akan membantu daerah kita ini jika bukan rakyatnya sendiri yang mendukung untuk pembangunan daerahnya.

            Jadi apa yang kita dapat lakukan dan dapat kita bantu kepada daerah yang sangat kita cintai ini? Tentunya dengan taat membayar pajak yang sesuai dengan apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Apalagi Indonesia menganut Self Assessment System (menghitung, membayar dan melaporkan pajaknya sendiri) jadi lebih mudah untuk dilakukan, jadi lebih ada rasa nyaman untuk membayar pajak.

            Di era terkini, media digital dapat dimanfaatkan untuk menjaring subjek pajak potensial terutama dari generasi milenial. Sejak dini, pola pikir mereka harus ditanami hal-hal yang positif agar ke depan dapat berpartisipasi aktif membayar pajak.Hal itu bisa ditempuh dengan memberikan kemudahan informasi dan pembelajaran pajak. Dengan banyaknya artikel, forum diskusi online maupun berita terupdate tentang perpajakan yang terdapat di internet.Melalui edukasi pajak secara online yang dapat diakses oleh siapa saja melalui blog, website atau aplikasi yang dapat memberikan kemudahan serta transparansi informasi kepada wajib pajak sehingga memperoleh kualitas dan kuantitas informasi yang sama pada waktu yang bersamaan demi mendukung pemahaman wajib pajak lebih baik.Mengapa mereka termasuk kategori potensial wajib pajak? karena mereka memiliki kemungkinan yang besar sebagai subjek wajib pajak yang baru.

            Perkembangan teknologi dari zaman ke zaman pertumbuhannya begitu pesat. Generasi muda yang relatif melek teknologi memiliki peranan dalam meningkatkan perekonomian indonesia dengan menjadi subjek pajak produktif. Banyak dari mereka yang sukses menjadi selebgram, youtuber, pengusaha muda dalam era digitalisasi ini yang meraup pendapatan puluhan juta bahkan ratusan juta per tahunnya.Kesadaran pajak menjadi hal yang sangat serius dan harus segera diatasi dengan membentuk pola pikir yang positif dan membentuk karakter warga Indonesia yang bangga bayar pajak.

            Sebagai warga negara yang baik kita harus menghargai keputusan yang telah dibuat negara maupun daerah dan mengikuti aturan dimana kita tinggal, tidak ada satupun negara di dunia ini yang sama sekali tidak ada pajak. Jawabannya kembali kepada hati nurani masing – masing, jika kita bisa berpikir lebih bijak. Orang bijak, taat pajak! Mari sukseskan pembangunan negara melalui ketaatan dan kepatuhan pembayaran pajak! Dan nantinya itu semua juga untuk kepentingan kita bersama dan manfaatnya dapat Kita rasakan bersama.

 

 

 

 

AKM DARI SUDUT PANDANG SISWA
  • 24 Maret 2021
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu Asesmen Nasional yang sedang digalang oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Asesmen Nasional sebenarnya terdiri dari tiga bagian yaitu ...
SEBERAPA PENTING BANGUN PAGI
  • 23 Maret 2021
bagi seorang pelajar bangun pagi itu penting karena banyak nya kegiatan pagi yang harus dilakukan seperti : beribadah di awal waktu. Bagi siswa muslim, bangun pagi lebih awal, tepatnya ketika berkumandang bunyi azan, akan ...
PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DAN KESUKARELAWANAN PEMUDA
  • 18 Maret 2021
Menurut Pasal 1 Angka 1  UU No. 40 Tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun. Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara ...
PJOK DI MASA PANDEMI
  • 16 Maret 2021
Olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya ...
PENENTUAN JURUSAN KULIAH DAN PENGARUHNYA
  • 12 Maret 2021
Tahun pelajaran 2020/2021 akan segera berakhir. Itu menandakan pembelajaran untuk siswa kelas XII SMA/SMK juga akan segera berakhir.Ini berarti mereka akan berada di persimpangan jalan, antara melanjutkan pendidikan atau tidak. Karena tidak semua orang ...
JADI PENGURUS OSIS ITU CAPEK TAPI KEREN
  • 10 Maret 2021
Organisasi Siswa Intra Sekolah atau yang lebih sering disebut OSIS adalah bagian penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Yang pernah sekolah SMP/SMA pastilah mengenal OSIS. Semua siswa SMP/SMA otomatis menjadi anggota OSIS, tetapi tidak ...