Tulisan Siswa

DAMPAK PANDEMI COVID-19 DI LINGKUNGAN HIDUP

  • Salma Khoirunnisa dan Geta Andelia (XI IPA 1)
  • 02 Desember 2020

Wabah Covid-19 yang melanda dunia, membuat semua pergerakan manusia menjadi terbatas. Kebjikan lockdown, PSBB ( Pembatasan Sosial Berskala Besar ), hingga karantina telah mengurangi aktivitas sehari-hari.

Mungkin banyak orang yang menjadikan kebijakan-kebijakan tersebut sebagai tantangan. Namun, taukah anda jika pandemi covid-19 ini memiliki dampak negatif dan dampak positif bagi lingkungan hidup yang sangat berpengaruh dalam kehidupan.

 

Dampak Negatif

  1. Sampah plastik terus meningkat

Penggunaan plastik sekali pakai dari peralatan medis menjadi faktor paling utama dalam meningkatnya sampah plastik. Menurut Sekretaris Jenderal Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia atau Indonesian Environmental Scientist Association (IESA) Lina Mugi Tri Astuti, yang mengutip laporan Kementerian Kesehatan, dari 2.852 rumah sakit yang ada di Indonesia, baru 96 rumah sakit yang memiliki insinerator (alat untuk pembakaran sampah sampai  habis) dari insinerator yang ada tidak semua berfungsi dengan layak.

Selain sampah medis, permasalahan sampah plastik juga menjadi salah satu soal yang pengelolaannya perlu disorot saat ini. Hal ini karena sampah plastik dan bekas kemasan makanan akan cenderung meningkat karena akses keluar rumah dibatasi. Adanya keterbatasan akses tersebut mengubah pola konsumen masyarakat yang lebih memilih transaksi melalui layanan seluler. Saat ini rumah makan atau kafe lebih banyak menerima pesan antar dan masih banyak yang memilih menggunakan plastik sekali pakai untuk pengemasan.

 

  1. Krisis iklim terabaikan sementara

Krisis karena Covid bisa memiliki dampak jangka panjang bagi lingkungan dan kehidupan manusia, jadi bisa saja menggagalkan upaya global untuk mengatasi perubahan iklim.

Tahun ini semestinya diadakan pertemuan puncak iklim Cop26 yang akhirnya diundur jadi tahun depan. Semestinya, 196 negara akan memperkenalkan rencana dan gagasan mereka untuk menurunkan emisi karbon sesuai Perjanjian Paris 2015. Banyak pertemuan internasional tentang iklim harus diundur karena pemerintah masih memprioritaskan mitigasi Covid-19. Hal ini menunjukkan bagaimana perubahan iklim bukan merupakan prioritas kebanyakan negara. Padahal perubahan iklim bisa menjadi penyebab pandemi.

 

 Dampak Positif

  1. Kualitas udara menjadi lebih baik

Citra satelit menunjukkan adanya penurunan signifikan terhadap tingkat global nitrogen dioksida (NO2), yaitu gas yang dihasilkan dari mesin mobil dan pabrik manufaktur komersil yang biasanya terdapat di kota-kota besar. Emisi CO2 pun menunjukkan penurunan selama terjadinya pandemi COVID-19.

Sementara itu, menurut Barcelona Institute for Global Health, hampit setiap kota di seluruh dunia mencatat rekor terendah perihal polusi udara.Bahkan di Jakarta, dilaporkan bahwa tingkat polusinya menurun drastis selama penerapan peraturan PSBB. Banyak masyarakat yang mengunggah foto-foto memperlihatkan betapa pemandangan di kota Jakarta terlihat lebih jelas tanpa adanya kabut dari asap kendaraan bermotor. Udara yang bersih tentunya juga akan berpengaruh terhadap kesehatan tubuh kita.

 

  1. Air lebih jernih

Di Venesia, Italia terjadi fenomena yang luar biasa. Area yang terkenal dengan wisata air di kanal-kanal tersebut menjadi lebih bersih. Air sepanjang kanal yang biasanya berwarna keruh terlihat jernih saat pemerintah Italia meneluarkan peraturan lockdown.

Selain itu, tidak adanya transportasi air yang beroperasi menurunkan polusi air dan menurunkan polusi suara  sehingga hewan-hewan di dalam air pun menjadi lebih tenang. Sejumlah foto menunjukkan, ikan-ikan dan makhluk air lainnya terlihat dengan jelas di kanal Venesia selama lockdown.

 

  1. Tanaman tumbuh bebas

Adanya kebijakan pembatasan sosial dan lockdown di beberapa negara juga berdampak positif bagi keanekaragaman hayati flora dan fauna. Berdasarkan laporan organisasi nirlaba Plantlife, berbagai jenis tanaman dan bunga terlihat tumbuh lebih banyak daripada biasanya. Efeknya, kehadiran hewan seperti burung, kupu-kupu, dan lebah di taman pun kian marak.

Selain itu satwa yang terancam punah seperti penyu jenis Olive Ridley di India dan penyu Belimbing di Florida dapat bertelur dengan bebas (Rudiyanto, 2020). Pandemi Covid-19 memberikan kesempatan untuk tumbuh lebih baik bagi flora dan memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi satwa.

 

  1. Dunia baru bagi satwa liar

Beberapa hewan liar terlihat beraktivitas dengan bebas, bersantai atau berjalan di tempat-tempat yang biasanya ramai dikunjungi manusia, seperti misalnya singa-singa yang tinggal di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan.

Kawanan kucing besar yang biasanya hanya ditemukan di Kempiana Contractual Park, wilayah yang tak bisa diakses oleh wisatawan, kini justru terlihat di salah satu gerbang pintu masuk taman. Mereka asyik tidur siang, dengan sebagian memanfaatkan jalan beraspal yang sepi.

Sementara itu di bagian dunia lain, Rusa Sika yang biasa ditemukan di Taman Nara Jepang juga terlihat berkeliaran di jalanan kota.

Penduduk di Llandudno, sebuah kota di North Wales pun sempat dibuat kaget saat kawanan kambing Kashmir 'turun gunung' dan berkeliaran sambil menyantap tanaman di halaman depan rumah penduduk.

 

Seperti yang kita tau banyak orang yang mulai merasa jenuh dan khawatir dengan berita yang ada. Namun, perlu diingat dari wabah ini ada pelajaran yang bisa kita ambil. Yang terpenting selalu menaati peraturan pemerintah untuk melakukan 3M dann jangan lupa berdoa.

AKM DARI SUDUT PANDANG SISWA
  • 24 Maret 2021
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu Asesmen Nasional yang sedang digalang oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Asesmen Nasional sebenarnya terdiri dari tiga bagian yaitu ...
SEBERAPA PENTING BANGUN PAGI
  • 23 Maret 2021
bagi seorang pelajar bangun pagi itu penting karena banyak nya kegiatan pagi yang harus dilakukan seperti : beribadah di awal waktu. Bagi siswa muslim, bangun pagi lebih awal, tepatnya ketika berkumandang bunyi azan, akan ...
PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DAN KESUKARELAWANAN PEMUDA
  • 18 Maret 2021
Menurut Pasal 1 Angka 1  UU No. 40 Tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun. Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara ...
PJOK DI MASA PANDEMI
  • 16 Maret 2021
Olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya ...
PENENTUAN JURUSAN KULIAH DAN PENGARUHNYA
  • 12 Maret 2021
Tahun pelajaran 2020/2021 akan segera berakhir. Itu menandakan pembelajaran untuk siswa kelas XII SMA/SMK juga akan segera berakhir.Ini berarti mereka akan berada di persimpangan jalan, antara melanjutkan pendidikan atau tidak. Karena tidak semua orang ...
JADI PENGURUS OSIS ITU CAPEK TAPI KEREN
  • 10 Maret 2021
Organisasi Siswa Intra Sekolah atau yang lebih sering disebut OSIS adalah bagian penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Yang pernah sekolah SMP/SMA pastilah mengenal OSIS. Semua siswa SMP/SMA otomatis menjadi anggota OSIS, tetapi tidak ...