Tulisan Siswa

PENTINGNYA PHBS UNTUK KESEHATAN

  • Miswar Ariansyah XII IPA 2
  • 22 April 2020

Kesehatan adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Begitu pentingnya masalah ini banyak orang mengibaratkan kesehatan lebih berharga dari pada punya harta segunung. Punya harta banyak tetapi tidak sehat dapat menyebabkan seluruh harta tersebut habis digunakan untuk berobat guna mendapatkan kesehatan. Masalah kesehatan adalah  gabungan dari berbagai masalah lingkungan yang bersifat alami atau buatan manusia. Masalah kesehatan yang menjadi isu hangat di masyarakat berelevansi erat dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Akibat minimnya pelaksanaan PHBS ini  dalam kehidupan  sehari-hari akan berdampak pula pada timbulnya penyakit menular maupun tidak menular. Salah satu cara Pemerintah adalah dengan dilakukannya sosialisasi, pelatihan, dan pendataan kepada masyarakat oleh dinas kesehatan atau puskesmas secara berkala guna menjadi kader PHBS yang dapat mandiri, mengatur dan mengelola manajemen PHBS di lingkungan tempat tinggalnya. Meski penerapannya terkesan sederhana, masih banyak masyarakat yang mengabaikan peranan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari.


Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan perilaku yang dilakukan oleh setiap individu dengan kesadaran sendiri untuk meningkatkan kesehatannya dan berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan yang sehat.


Apa manfaat dari PHBS? Manfaat PHBS ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mau hidup bersih dan sehat. Hal tersebut dapat menanggulangi masalah kesehatan serta mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup.


Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat ini dapat dimulai dari rumah tangga. Dengan mengimplementasikan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga tentu akan menciptakan keluarga yang sehat dan anggota keluarga terbiasa untuk menerapkan pola hidup sehat serta anak dapat tumbuh sehat dan tercukupi gizinya.



Terdapat beberapa contoh penerapan perilaku hidup bersih dan sehat yang dapat dijadikan acuan untuk mengenali keberhasilan dari praktek perilaku hidup bersih dan sehat pada tingkatan rumah tangga yaitu antara lain :



  1. Melahirkan harus ditolong tenaga kesehatan.


Persalinan harus ditolong tenaga kesehatan karena tenaga kesehatan lebih itu memahami segala pertolongan dan bisa segera merujuk ke puskesmas atau ke rumah sakit. Jika ibu bersalin ditolong oleh tenaga kesehatan maka peralatan yang digunakan pasti aman, bersih dan steril sehingga mencegah terjadinya infeksi dan bahaya kesehatannya sehingga keselamatan ibu dan bayi lebih terjamin.



  1. Pemberian ASI Ekslusif


ASI adalah makanan alamiah berupa cairan dengan kandungan zat gizi yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan bayi yang dimulai dari usia 0-6 bulan. Air susu ibu pertama berupa cairan bening bewarna kekuningan (kolostrum) yang sangat baik untuk bayi karena mengandung zat kekebalan terhadap penyakit. Manfaat memberi ASI bagi ibu adalah dapat menjalin hubungan kasih sayang antara ibu dan bayi, mengurangi pendarahan setelah persalinan, mempercepat pemulihan kesehatan ibu, dapat menunda kelahiran berikutnya, mengurangi resiko kena kanker payudara dan lebih praktis karena ASI lebih mudah diberikan kepada bayi saat bayi membutuhkan.



  1. Menimbang Balita setiap bulan


Guna penimbangan bayi dan balita adalah untuk memantau pertumbuhannya setiap bulan. Manfaatnya adalah anda dapat mengetahui apakah balita anda sehat dan juga bisa mencegah gangguan pertumbuhan balita seperti mengetahui balita sakit (demam, batuk, pilek, diare) dan juga jika berat badan dua bulan berturut-turut tidak naik atau balita yang berat badannya dibawah dari garis merah (BGM) dan dicurigai gizi buruk maka bisa dirujuk ke puskesmas. Fungsi dari datang ke posyandu secara rutin adalah untuk mengetahui kelengkapan imunisasi serta untuk mendapatkan penyuluhan gizi.  



  1. Penggunaan air bersih.


Rumah tangga bisa di katakan sehat apabila di rumah tangga itu menggunakan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari yang airnya dapat berasal dari air kemasan, air ledeng, air pompa, air PDAM, sumur terlindung ataupun penampungan air hujan yang memenuhi syarat air bersih. Syarat dari air bersih yaitu tidak berasa, tidak berbau dan tidak berwarna. Manfaat menggunakan air bersih adalah agar kita terhindar dari gangguan penyakit seperti diare, kolera, disentri, thypus, kecacingan, penyakit mata, penyakit kulit, atau keracunan. Dengan menggunakan air bersih setiap anggota keluarga terpelihara kebersihan dirinya.



  1. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun.


Mencuci tangan harus dilakukan sebelum makan, sesudah buang air besar, sebelum memegang bayi, setelah menceboki anak, dan sebelum menyiapkan makanan. Manfaat dari mencuci tangan adalah supaya tangan menjadi bersih dan dapat membunuh kuman yang ada di tangan, dan juga untuk mencegah penularan penyakit seperti diare, kolera, disentri, kecacingan, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan lainnya.



  1. Menggunakan jamban sehat


Kriteria jamban sehat adalah mempunyai jamban duduk atau jamban leher angsa dengan dilengkapi tangki septic atau lubang penampungan kotoran sebagai pembuangan akhir dan terpelihara kebersihannya. Tujuannya adalah agar tidak mengundang datangnya lalat atau serangga lain yang dapat menjadi penularan penyakit.



  1. Pemberantasan jentik di rumah seminggu sekali


Pemberantasan jentik di rumah dapat dilakukan di dalam atau di luar rumah dan dilaksanakan seminggu sekali dengan 3M yaitu menguras bak air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan menghindari gigitan nyamuk.



  1. Makan buah dan sayur setiap hari


Mengkonsumsi buah dan sayur minimal 2 porsi sayur dan 3 porsi buah setiap hari. Jenis sayurannya seperti bayam, kangkung, daun katup, kacang panjang, selada hijau, dan daun singkong dan jenis buahnya seperti mangga, pepaya, jeruk, jambu biji, atau apel yang lebih banyak mengandung vitamin dan mineral.



  1. Melakukan aktivitas fisik setiap hari.


Melakukan aktivitas fisik minimal dilakukan 30 menit sehari. Jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan bisa berupa kegiatan sehari-hari yaitu berjalan kaki, berkebun, mencuci pakaian atau aktivitas fisiknya lainnya berupa push up, lari ringan, bermain bola intinya olahraga itu tidak harus mahal.



  1. Tidak merokok di dalam rumah.


Merokok akan berdampak kepada si perokok dan orang-orang disekitarnya maka untuk itu  janganlah merokok didalam rumah kalau masih sayang keluarga karena dampak merokok sangat banyak sehingga pemerintah pun gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya rokok dan masalah merokok inilah masalah yang sangat sulit untuk penerapannya karena kebiasaan untuk itu Pemerintah juga menaikkan harga jual rokok sehingga dapat memengaruhi perokok untuk berhenti merokok. Daripada membeli rokok, uang tersebut lebih baik digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari yang lebih penting atau mendesak. Dengan tingkat daya beli yang rendah, dengan jangka waktu tertentu, tentunya pecandu rokok akan mengurangi frekuensi pembelian rokok walaupun tidak secara langsung. Hal ini akan membuat para perokok berhenti mengonsumsi rokok secara perlahan.


Jadi marilah kita mulai dari yang kecil untuk membiasakan untuk hidup sehat, karena sehat adalah sebuah kebutuhan dan bukan pilihan.

AKM DARI SUDUT PANDANG SISWA
  • 24 Maret 2021
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan salah satu Asesmen Nasional yang sedang digalang oleh pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menggantikan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Asesmen Nasional sebenarnya terdiri dari tiga bagian yaitu ...
SEBERAPA PENTING BANGUN PAGI
  • 23 Maret 2021
bagi seorang pelajar bangun pagi itu penting karena banyak nya kegiatan pagi yang harus dilakukan seperti : beribadah di awal waktu. Bagi siswa muslim, bangun pagi lebih awal, tepatnya ketika berkumandang bunyi azan, akan ...
PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DAN KESUKARELAWANAN PEMUDA
  • 18 Maret 2021
Menurut Pasal 1 Angka 1  UU No. 40 Tahun 2009, pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 sampai 30 tahun. Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara ...
PJOK DI MASA PANDEMI
  • 16 Maret 2021
Olahraga atau aktivitas fisik sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga kesehatan. Beberapa hasil penelitian juga menunjukkan bahwa olahraga atau aktivitas fisik dapat mencegah terjadinya ...
PENENTUAN JURUSAN KULIAH DAN PENGARUHNYA
  • 12 Maret 2021
Tahun pelajaran 2020/2021 akan segera berakhir. Itu menandakan pembelajaran untuk siswa kelas XII SMA/SMK juga akan segera berakhir.Ini berarti mereka akan berada di persimpangan jalan, antara melanjutkan pendidikan atau tidak. Karena tidak semua orang ...
JADI PENGURUS OSIS ITU CAPEK TAPI KEREN
  • 10 Maret 2021
Organisasi Siswa Intra Sekolah atau yang lebih sering disebut OSIS adalah bagian penting dalam sistem pendidikan di Indonesia. Yang pernah sekolah SMP/SMA pastilah mengenal OSIS. Semua siswa SMP/SMA otomatis menjadi anggota OSIS, tetapi tidak ...